fatayatnumks.or.id

"Kader yang berakhlaqul karimah, kritis, dinamis, inovatif, kreatif, dan profesional"

Fatayat NU Makassar Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan Muda melalui Pembinaan dan Sertifikasi Halal

Makassar, 6 Februari 2025 — Bidang Ekonomi Fatayat NU Kota Makassar menggelar pertemuan strategis pada Rabu (5/2/2025) untuk memperkuat peran perempuan muda dalam menggerakkan ekonomi lokal melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini difokuskan pada dua agenda utama: Pembinaan UMKM Kader Fatayat NU dan Pendampingan Sertifikat Halal bagi pelaku usaha. Langkah ini menjadi bukti komitmen organisasi perempuan Nahdlatul Ulama tersebut dalam mendorong kemandirian ekonomi sekaligus menjawab tantangan syariat Islam di sektor bisnis. 

Dipimpin oleh Koordinator Bidang Ekonomi Fatayat NU Makassar, Nuraeni Arsad, S.M., bersama tim Nursyamsuria Widiyawaty, S.Pi, pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara peningkatan kapasitas UMKM dan standarisasi produk halal. “Kami tidak hanya ingin membuka lapangan kerja, tetapi juga memastikan produk UMKM kader Fatayat NU berdaya saing, inovatif, dan sesuai prinsip syariah. Ini adalah bentuk kontribusi kami untuk memperkuat ekonomi lokal Makassar,” tegas Nuraeni dalam sambutannya.  

Pembinaan UMKM: Dari Keterampilan hingga Pasar Digital  

Program pembinaan yang dirancang akan mencakup pelatihan manajemen usaha, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran digital. Target utama adalah kader perempuan muda Fatayat NU yang telah memiliki UMKM namun membutuhkan pendampingan untuk naik kelas. Nursyamsuria menjelaskan, “Banyak produk UMKM di Makassar memiliki potensi besar, tetapi masih terhambat oleh akses pasar dan minimnya inovasi. Melalui pelatihan, kami ingin membuka wawasan tentang teknologi dan jejaring pemasaran yang lebih luas.”  

Sertifikasi Halal: Langkah Strategis Penuhi Standar Syariah  

Selain aspek ekonomi, Fatayat NU Makassar juga menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai nilai tambah produk UMKM. Rere, anggota Bidang Ekonomi, menegaskan bahwa pendampingan sertifikasi halal akan dilakukan secara intensif. “Kami akan membantu Sahabat-sahabat UMKM mengurus sertifikat halal, mulai dari proses administrasi hingga audit produk. Ini bukan hanya soal legalitas, tetapi juga kepercayaan konsumen dan tanggung jawab moral sebagai muslim,” ujarnya.  

Dukungan ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan UMKM berbasis syariah, terutama di sektor kuliner, fashion modest, dan kerajinan tangan yang banyak digeluti perempuan muda. Saat ini, puluhan UMKM binaan Fatayat NU di Makassar telah menyiapkan diri untuk mengikuti program sertifikasi secara bertahap.  

Dampak bagi Perekonomian Lokal  

Kegiatan ini dinilai sebagai terobosan signifikan dalam memberdayakan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi. Dengan jumlah UMKM yang terus bertambah, Fatayat NU Makassar optimis dapat menekan angka pengangguran, mendorong inovasi produk lokal, serta meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat komunitas. “Ketika UMKM perempuan kuat, ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar juga ikut terbangun,” tambah Nuraeni.  

Ke depan, Fatayat NU Makassar berencana menggandeng pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, dan marketplace lokal untuk memperluas akses pendanaan dan pemasaran. Langkah ini sejalan dengan visi menjadikan Makassar sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berdaya saing berbasis nilai-nilai keislaman.  

Kontributor: Tim Media Fatayat NU Kota Makassar  

Fatayat NU Makassar Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan Muda melalui Pembinaan dan Sertifikasi Halal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top