fatayatnumks.or.id

"Kader yang berakhlaqul karimah, kritis, dinamis, inovatif, kreatif, dan profesional"

Fatayat NU Kota Makassar memiliki Nakhoda Baru

Makassar, Sabtu, 24 Agustus 2024. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Makassar sukses menyelenggarakan konferensi cabang untuk memilih ketua baru masa khidmat 2024-2029. Nurul Husna Al Fayanah, S.Pd. terpilih secara aklamasi.

Konferensi dilaksanakan di Grand Maleo hotel, Jl. Pelita, Kota Makassar. Ketua PW Fatayat NU Sulawesi Selatan, Nurul Ulfah Mutthalib, S.KM., M.Kes., membawakan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan konfercab Fatayat NU Kota Makassar. Ulfah menyampaikan bahwa “Fatayat NU Makassar membutuhkan sosok ketua yang lebih peka terhadap realitas sosial dan sosok yang mampu merangkul seluruh kalangan, dan berharap kegiatan berjalan damai dengan proses yang demokratis.”

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Makassar (demisioner), Dr. H. Usman Sofian, M.A. menyampaikan dalam sambutannya bahwa “konferensi harus berlangsung secara damai.” Pesan ini mengingatkan bahwa peralihan kepemimpinan harus berjalan secara demokratis dan riang gembira.

Konferensi Cabang XV diikuti 6 Pimpinan Anak Cabang sebagai peserta penuh dan 2 wilayah kecamatan sebagai peserta peninjau. Adapun 6 PAC yang memiliki hak pilih adalah PAC Biringkanaya, PAC Tamalanrea, PAC Manggala, PAC Tamalate, PAC Bontoala, dan PAC Tallo. Turut diundang perwakilan kader Fatayat NU Kota Makassar wilayah Mamajang dan Panakukang.

Berdasarkan aturan PD-PRT dan Tata Tertib pemilihan ketua melalui dua putaran. Putaran pertama penentuan bakal calon dengan melihat dukungan dari Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU kota Makassar. Adapun syarat untuk maju ke putaran selanjutnya dengan mendapatkan tiga rekomendasi dari PAC Fatayat NU di Makassar dan pendidikan minimal Strata 1 (S1) atau sederajat.

Steering committe/Fasilitator Konfercab Fatayat NU Makassar dalam sesi persidangan penentuan bakal calon telah sepakat bahwa  ada dua bakal calon kandidat yang akan menjadi ketua. Bakal calon tersebut adalah Nur Asinta Baharuddin mendapat dua rekomendasi PAC dan Nurul Husna Al Fayanah mendapat empat rekomendasi PAC.

Berdasarkan hasil perolehan dukungan rekomendasi PAC maka putaran kedua tidak lagi dilanjutkan. Hal ini melihat bahwa suara dukungan yang memenuhi syarat ke putaran kedua hanya satu kandidat yakni Nurul Husna Al Fayanah dengan 4 rekomendasi. Sedangkan Nur Asinta Baharuddin terhalang karena tidak mendapatkan minimal 3 rekomendasi, sehingga Nurul Husna Al Fayanah dikukuhkan sebagai ketua terpilih.

Pemilihan ini berjalan lancar dan demokratis, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepemimpinan yang solid dalam tubuh Fatayat NU Kota Makassar.

Nurul Husna Al Fayanah S.Pd dalam sambutan pertamanya, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh PAC yang telah memberikan kepercayaan kepadanya serta menegaskan komitmennya untuk membawa Fatayat NU Kota Makassar ke arah yang lebih baik.

“Terima kasih kepada seluruh PAC yang telah memberikan kepercayaan kepadanya, ke depan kita bersama-sama membangun Fatayat NU ke arah yang lebih baik dan saya juga tidak perlu banyak bicara yang harus saya lakukan ialah aksi yang nyata. Hal yang baik dalam kepengurusan sebelumnya  kita lanjutkan, dan hal  yang belum dilakukan kita sama-sama komitmen untuk mengembangkan Fatayat lebih baik lagi.” Ujarnya

Terpilihnya Nurul Husna Al Fayanah S.Pd., diharapkan Fatayat NU Kota Makassar akan semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi masyarakat dan  menjadi wadah untuk seluruh perempuan muda NU agar menjadi cerdas, mandiri dan ber-Akhlaqul Karimah berlandaskan ASWAJA An-Nahdliyah.

Fatayat NU Kota Makassar memiliki Nakhoda Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top